Sebagai seorang newbie Linux, menggunakan distro Slackware memang
sangat memusingkan, “installnya saja kelihatan rumit, apalagi pakai-nya
yah ? “. Nah, bagaimana kiranya jika anda atau saya yang baru saja
menginstall Slackware. Apa-apa sajakah yang harus dilakukan pada distro
yang satu ini ?
1. Konfigurasi Runlevel dan Login Konsole
Settingan runlevel default untuk Slackware adalah init 3 (multiuser
mode tanpa GDM/KDM/dkk). Agar Grafis-nya muncul silahkan edit file “/etc/inittab” dan set sebagai berikut :
# Default runlevel. (Do not set to 0 or 6)
id:4:initdefault:
Untuk Konsole-nya agar bisa dipakai di runlevel 4 maka set sebagai berikut (tambahkan angka “4?):
# These are the standard console login getties in multiuser mode:
c1:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty1 linux
c2:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty2 linux
c3:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty3 linux
c4:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty4 linux
c5:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty5 linux
c6:12345:respawn:/sbin/agetty 38400 tty6 linux
2. Tambahkan User berserta Home dan Bash Konsole-nya
Penambahan User bisa dilakukan melalui terminal konsole (dengan user “root” pastinya)
root@ahmad:~# adduser
Isi kemudian enter…enter…
3. Konfigurasi Group
Yang dimaksud konfigurasi group disini adalah, settingan yang ada di “/etc/group”. Secara manual, kita harus menambahkan nama user agar bisa menjalankan audio, video, usb, network-card, cdrom, dll.
root@ahmad:~# vi /etc/group
Contoh sebagian isinya adalah sebagai berikut (agar user “ahmad” juga bisa menggunakan aplikasi dan device-device berikut):
audio:x:17:root,ahmad
video:x:18:root,ahmad
cdrom:x:19:root,ahmad
netdev:x:86:root,ahmad
plugdev:x:83:root,ahmad
netdev:x:86:root,ahmad
4. Konfigurasi Xorg
Jika anda merasa ada yang kurang nyaman dengan tampilan X yang baru
saja terinstall, maka tak ada salahnya melakukan konfigurasi ulang
untuk X-nya.
root@ahmad:~# xorgsetup
5. Konfigurasi Network
PC anda sudah terinstall Slackware dan harus segera diset hostname,
ip, dns, dll agar bisa internetan, maka segera lakukan konfigurasi
dengan perintah berikut :
root@ahmad:~# netconfig
6. Install Gnome
Pada Umum-nya, seorang pengguna Slackware lebih menyenangi Gnome
daripada KDE untuk Slack-Box mereka. Selain ringan, Gnome jg lebih
mudah di costumize sesuai selere. Install Gnome atau GSB bisa secara
offline (download dulu paketnya baru install) dan bisa juga melalui
install online. Jika cara Online yang dipakai, maka saran saya coba
gunakan aplikasi slap-get yang bisa di download manual dari repo gsb
(biasanya di folder ad, contoh : http://repo.ukdw.ac.id/gsb/gsb-2.30_slackware-13.1/gsb/ad/slapt-get-0.10.2e-i486-1gsb.txz), jangan lupa install dengan “installpkg”. Selebihnya tinggal instalasi GSB melalui slap-get. Baiknya menggunakan repo/mirror gsb lokal, seperti http://repo.ukdw.ac.id. Edit file “/etc/slapt-get/slapt-getrc”, dimana source diarahkan ke server tersebut
SOURCE=http://repo.ukdw.ac.id/gsb/gsb-2.30_slackware-13.1
Add-key dengan “slap-get –add-keys” kemudian Update source-nya dengan “slap-get –update”. Terakhir, install gsb
root@ahmad:~# slapt-get --install gsb-desktop

00.28
EXOMATIK
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar